PT. Antam Pongkor Resmikan Learning Center Jaro Farm, Pusat Belajar Ternak Domba

BOGOR – PT. Antam Unit Binsis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor meresmikan Learning Centre Peternakan Domba, Jaro Farm di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor pada, Kamis 27 Juni 2024 bertujuan untuk mengoptimalkan potensi menuju peternak yang berdaya saing.


Head Of West Region CSR dan ER PT. Antam, Munadji menyampaikan bahwa kegiatan ini selain merupakan salahsatu wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat juga untuk mendukung program pemerintah terkait dengan ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya


“Ini adalah bagian dari program kami yang sementara kami masih di wilayah Kecamatan Nanggung terutama desa desa terdekat atau desa desa yang terkena dampak langsung akibat dari operasi kita. Jadi, kami sudah menyasar dari desa bantar karet, malasari dan sekarang ke desa Cisarua. Bukan berarti desa desa yang lain tidak kami perhatikan tetapi semua tetap kami perhatikan dengan melalui program setiap tahunnya dengan melibatkan 11 desa di Musyawarah Rencana Pembangunan Desa atau Musrenbangdes. Tiap desa nantinya mengajukan program-programnya dan itu kita sepakati bersama dari 11 desa dan akan kami laksanakan selama program satu tahun itu,” ungkap Munajdi kepada wartawan di sela kegiatan peresmian Learning Centere, Jaro Farm.


Munadji menyampaikan bahwa untuk ngoptimalkan program yang ada pihaknya juga melakukan pendampingan dari LSM Cibuluh dalam melakukan pemantauan dan pembinaan.


‘Selain itu, guna mengoptimalkan program yang ada kami juga melibatkan konsultan dari UGM yang selalu mendampingi atas kegiatan atas kegiatan kami,” katanya.


Munadji menjelaskan bahwa Leraning Centre bertujuan untuk memberikan training kepada masyarakat di Kecamatan Nanggung bagaimana beternak domba yang baik dan benar shingga dapat berpotensi mendapat hasil yang baik. Selain belajar berternak domba, nantinya masyarakat yang ingin beternak domba bisa mengambil bibit di Jaro Farm tersebut.


“Karena disini sudah teruji, disini bibitnya nanti bisa ngambil dari sini ataupun bisa belajar disini,” katanya.
Munadji menyampaikan bahwa sebelum pihaknya memberikan bantuan berupa pemberian bibit domba terlebih dahulu akan melakukan pengecekan seperti tingkat kelayakan dan tingkat keseriusan masyarakat untuk beternak domba tersebut.


“Jangan sampai sudah kami salurkan tetapi tidak berkembang. Ini yang berada di Desa Cisarua menjadi contoh yang baik untuk desa desa lainnya,” katanya.
Lebih lanjut Munadji menjelaskan, awalnya pihaknya di Desa Cisarua disalurkan sekitar 50 ekor domba. Namun sampai saat ini jumlah domba tersebut bertambah menjadi sekitar 500 ekor.


“Sehingga kami menetapkan di Desa Cisarua ini menjadi Learning Centre atau tempat untuk belajar semua orang yang mau beternak domba,” katanya.


Sementara itu Kepala Desa Cisarua, H. Ipit Idris menyampaikan bahwa program yang diberikan oleh PT. Antam UBPE Pongkor dinilai sangat bagus terlebih sampai dengan saat para peternak diberikan pendampingan.


“Jadi, Harapan kami kedepan nya kelompok peternak semakin bertambah banyak meski sampai saat ini kami masih terkendala pemasaran jadi harapan kedepan dapat membantu untuk pemasaran,” katanya. (Fex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan