Ratusan Rumah Warga di Leuwisadeng, Bogor, Terendam Banjir

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin petang (25/04/2023) yang menerjang wilayah Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengakibatkan sejumlah pohon tumabang dan ratusan rumah warga terendam banjir.

Korban terdampak banjir, Gilang Ramadan menceritakan, detik detik banjir bandang dari luapan sungai cidurian yang masuk kedalam rumahnya.

Read More

“Air itu masuk dari belakang rumah, pas istri saya buka pintu belakang air langsung byur air masuk ke dalam rumah” ungkap Gilang Ramadan kepada wartawan pada, Selasa 25 April 2023.

Menurutnya, kejadian banjir bandang yang menerjang Kampung Paku, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng itu begitu cepat.

“Tingginya se dada orang dewasa,” katanya.

Tanpa berfikir panjang Gilang Ramadan mengatakan, dirinya langsung berusaha menyelamatkan anak dan istrinya ke tempat yang lebih aman.

“Langsung kita siapin (evakuasi) anak-anak semuanya,” katanya.

Selain merendam seisi rumahnya, Gilang Ramadan menyampaikan, sejumlah kendaraan milik dia dan warga lainnya baik itu motor maupun mobil juga ikut terseret derasnya luapan sungai cinanggung.

“Makanya saat itu kita gak bisa ngapa-ngapain lagi, mobil motor juga entah tidak tau kemana. Mobil sempat terseret jauh, dan kita tidak berfikir panjang yang penting anak dan istri kita selamat,” katanya.

Saat ini, Gilang Ramadan mengatakan, anak dan istrinya diungsikan ke rumah saudaranya di wilayah Kecamatan Ciampea. Sementara, beberapa warga lain yang juga turut menjadi korban terdampak bencana banjir bandang mengungsi di posko bencana yang sudah disediakan pemerintah desa setempat.

“Kalau saya menginap di sini di rumah tetapi anak dan istri saya dibawa ke rumah kakak di Ciampea, warga yang lain ada yang mengungsi di masjid,” katanya.

Terpisah, Kasie Pol PP Kecamatan Leuwisadeng, Cecep Tarmiji mengatakan, banjir bandang akibat tinginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Leuwisadeng sejak Senin petang itu mengakibatkan pohon tumbang dan banjir bandang.

“Banjir terjadi sekira pukul 19.30 WIB. Air secara tiba tiba sangat deras sekali mulai dari RW 03 sampai ke RW 04 tepat nya di Kampung Paku, Desa Sadeng. Kalau di Desa Kalong II ada sekitar 12 Kepala Keluarga terdampak banjir, satu jembatan akses penghubung rusak,” katanya.

Untuk di Desa Sadeng, Cecep Tarmiji mengatakan, sekitar 200 (Dua Ratus) rumah warga terdampak banjir, sejumlah pohon tumbang dan sejumlah infrastruktur alami rusak.

Meski Begitu pihak pemerintah setempat sampai dengan saat ini masih melakukan pendataan.

“Menurut informasi dari pak Sekdes semalam saya berkoordinasi dengan pihak desa itu ada sekitar 200 rumah warga terdampak banjir, saat ini warga diungsikan ke Masjid,” katanya. (Fex)

Related posts

Leave a Reply