BOGOR – Terkait peristiwa kebakaran hebat di Pasar Tradisional Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Polisi akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mencari penyebab kebakaran.
“Hari ini kami datang ke lokasi kebakaran pasar Leuwiliang yang kita tahu dampak dari peristiwa tersebut kurang lebih ada sekitar 1500 kios, dan ini wujud pemerintah dalam hal ini TNI polri dibantu Dandim Bogor merasakan korban kebakaran pasar,” kata Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan pada, Jumat 29 September 2023.
Selain memantau langsung lokasi tempat kejadian, tujuannya lain ingin melihat proses tersebut bisa terjadi.
“Langkah yang dilakukan bersama, besok Puslabfor bareskrim polri akan hadir untuk mengecek asal muasal api apakah dibakar (kebakaran), atau apakah gara-gara korsleting listrik, maupun faktor lain,” kata AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Dirinya meminta seluruh masyarakat khususnya yang terdampak jangan menyimpulkan apa-apa dulu, tetapi tolong dijaga lokasi jangan sampai dimasukin.
“Kita juga menghimbau agar tidak terjadi penjarahan bisa dijaga dengan baik area di Pasar Leuwiliang,” tuturnya.
Bahkan pemasangan Police line akan diperluas, dan berharap ke masyarakat bisa kerja sama dan menunggu petugas selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dibawa ke lab dan hasilnya sekitar 10 hari, apakah penyebabnya dari luar atau dalam, nanti Puslabfor yang tahu,” katanya.
Selain itu pihaknya meminta tolong baik pedagang terdampak atau warga diluar area pasar agar jangan masuk dulu.
“Berikan kami melakukan penyelidikan, agar bisa menemukan faktor tersebut, dan semua pihak sama berkolaborasi, agar tujuannya bisa segera tahu penyebabnya,” katanya.
Sebelumnya, Kebakaran hebat terjadi di Pasar Tradisional Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor pada, Kamis 28 September 2023 malam sekira pukul 20.00 WIB, ratusan kios milik pedagang hangus terbakar, minimnya sumber air sempat menyulitkan petugas pemadam, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.





