Jakarta – Dalam menggiatkan Harkamtibmas (Harmonisasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) secara rutin dan berkelanjutan, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan membuka apel giat Potensi Masyarakat, di Kantor Polsek Sawah Besar, Sabtu, (11/10/2025) pagi. Menurut Rahmat, giat hari ini adalah arahan dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kegiatan rutin dan dilakukan secara serentak secara nasional di seluruh polsek.
Sejalan dengan itu, jajaran Kepolisian di Polsek Sawah Besar juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ‘Jaga Jakarta’ yang terdiri dari empat pilar utama: Jaga Warga, Jaga Lingkungan, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah. Tentunya, imbuh Rahmat, kegiatan ‘Jaga Jakarta’ harus menjadi komitmen bersama.
“Keamanan adalah milik bersama. Peran masyarakat baik dari unsur ormas, komunitas, relawan, hingga tokoh lingkungan merupakan kekuatan besar dalam deteksi dini untuk mencegah konflik sosial serta menciptakan suasana aman dan harmonis di wilayah masih-masing,” kata Rahmat.
Dia mengajak seluruh potensi masyarakat untuk menjadi ‘mata dan telinga’ aparat keamanan dengan selalu tanggap terhadap lingkungan. Masyarakat harus menjaga persatuan dan toleransi.
“Karena Jakarta kuat jika warganya bersatu,” imbuhnya.
Rahmat juga mengajak seluruh potensi masyarakat untuk menolak segala bentuk provokasi, hoaks, dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah bangsa serta mendukung program-program pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Mari kita jadikan semangat ‘Jaga Jakarta’ bukan hanya slogan, akan tetapi menjadi gerakan nyata yang lahir dari kepedulian dan kebersamaan kita semua. Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, kita yakin Jakarta akan tetap aman, damai, dan menjadi kota yang membanggakan bagi seluruh warganya,” kata Rahmat.
Adapun yang turut hadir dalam apel giat Potensi Masyarakat ini yaitu Dewan Kota Jakarta Pusat, ormas Pemuda Pancasila, FKDM, Forkabi, PBNU, Pordam, Bang Japar, Pokdar, dan FBR.
Ketua Unit Srikandi Pemuda Pancasila Kecamatan Sawah Besar Sari Aryanti mengakui bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi ormas-ormas yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Termasuk Srikandi Pemuda Pancasila yang berperan aktif dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibnas).
Menurut Sari, perempuan juga memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis, baik melalui keluarga maupun kegiatan sosial di masyarakat. Sari mengatakan menjaga ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga kewajiban moral setiap warga.
“Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif masyarakat, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh positif bahwa dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, kita mampu menciptakan suasana yang ramah, tenteram, dan damai di wilayah kita masing-masing,” kata Sari. @





