Penampilan seni beragam.seperti kelas 1 membaca puisi, kelas 3 membawa tari Cublak-Cublak Suweng, kelas 4 menari Kipas Angin Mamiri dan Kelas 5 pantomim.
Menjelang berakhirnya tahun pelajaran 2022/2023, hampir setiap siswa menyelenggarakan kegiatan pelepasan, wisuda, atau perpisahan dengan sekolahnya. Tidak terkecuali SD Negeri Pabuaran 02. Sekolah yang berlokasi di Kampung Kelapa Desa Rawa Panjang Kabupaten Bojonggede ini menggelar kegiatan pelepasan di Gedung C Graha Albasyariah Citayam, Sabtu (10/6/2023).
Pelepasan ini dipersiapkan oleh Komite Kelas 6, berkolaborasi dengan Komite Inti Sekolah dan Komite Kelas 1 hingga Komite Kelas 5. Terbukti dari ragamnya penampilan siswa kelas 1 hingga Kelas 5. Seperti Tarian Cublak-Cublak Suweng oleh Kelas 3, perwakilan kelas 4 menarikan Tari Kipas Angin Mamiri, duet pantomim dari Kelas 5 dan puisi dari perwakilan kelas 1.

Kelas 6 pun ikut mengisi acara Paduan Suara. Wali Kelas 6A Jaroni, Wali Kelas 6B Ika Rachmawati, Wali Kelas 6C Sarwanih dan Wali Kelas 6D Lilit Kurniati yang telah membimbing belajar selama setahun terakhir, ikut ‘turun tangan’ melatih Paduan Suara Kelas 6 dalam tiga pekan agar tampil membawakan lagu ‘Terimakasih Guruku’, ‘Selamat Tinggal Guru dan Kawanku’ dan ‘Bunda’.
Di awal acara, Pelepasan Kelas 6 SD Negeri Pabuaran 2 ini sudah menarik perhatian melalui penampilan dan suara lantang Da’i Cilik Muhammad Fahreza. Walau masih kelas 3 SD, Fahreza mengingatkan 159 kakak tingkatnya yang baru lulus agar senantiasa mengingat pesan guru yang sudah membimbingnya selama enam tahun di sekolah dasar.
Kepala Sekolah SD Negeri Pabuaran 02 Esih Sukaesih, berharap kepada 159 siswa yang lulus tahun ini, agar terus melanjutkan pendidikannya dengan karakter dan kepribadian yang ‘bersinar’. Menurut Kepala Sekolah, siswa lulusan SD Negeri Pabuaran 02 harus senantiasa belajar dengan baik di manapun pilihan sekolahnya.
“Dan, tentu saja pesan yang terakhir, jangan pernah melupakan kami, Bapak Ibu Guru yang ada di SD Negeri Pabuaran 02,” ucap Esih Sukaesih.

Sementara itu, Kepala Desa Rawa Panjang Mohammad Agus yang hadir dalam acara Pelepasan Kelas 6 SD Negeri Pabuaran 02 mengatakan hal senada. Dia berpesan agar lulusan SD Negeri Pabuaran 02 tidak berhenti melanjutkan pendidikannya.
Malah, Mohammad Agus mengatakan, di wilayahnya di kawasan Gang Langgar Citayam, Sekolah Al Fattah siap menerima siswa yatim yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan SMP tanpa pungutan apapun.
“Di Sekolah Al Fattah, setiap anak yatim yang bersekolah di sana bebas biaya, tidak dibebankan biaya apapun,” ucapnya.
Ketua Panitia Pelepasan SD Negeri 02 Erni Abdullah mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah SD Negeri Pabuaran 02 beserta jajaran Dewan Guru dan Staf yang sudah membimbing 159 siswa-siswanya hingga berhasil lulus dari Kelas 6. Menurut Erni yang juga perwakilan orang tua siswa Kelas 6 SD Negeri Pabuaran 02 ini, jasa guru tidak akan pernah terlupakan.
Acara pelepasan ini juga diisi dengan penyerahan kenang-kenangan kepada sekolah, kepada wali kelas 6 dan kepada guru-guru bidang studi.(Romauli Lubis)





