
Paus Gregorius XIII pun mereformasi ke kalendar Gregorian karena dianggap lebih akurat dengan menghilangkan 10 hari di bulan Oktober 1582
Kalendar ini juga menetapkan perhitungan tahun kabisat yang lebih akurat, untuk menghindari perubahan hari di masa depan.
Mengenal Kalendar Julian
Sebelum adanya kalendar Julian, kalendar Romawi mengalami masalah serius dalam mengikuti siklus matahari tiap tahunnya.
Hal tersebut mengakibatkan penyimpangan dalam penentuan tanggal penting seperti perayaan musim semi dan musim gugur, hingga mempengaruhi masalah administratif dan perhitungan waktu lainnya.
Sehigga pada tahun 45 sebelum Masehi melalui usulan astronom Sosigenes saat itu, Julius Caesar memperkenalkan kalendar Julian pada 1 Januari 45 SM. Hal ini dianggap dapat memperbaiki masalah dengan penentuan tahun kabisat yang menjadi kekurangan kalendar Romawi.




