Ngumbah Tugu Kujang Bogor

Tradisi Ngumbah Tugu Kujang Bogor ini telah dilakukan sejak tahun 1990-an ini selalu ditunggu oleh masyarakat Bogor.

Oleh: Bagus Sidi Pramudya

Bacaan Lainnya

Tanggal 3 Juni kemarin Kota Bogor merayakan hari ulangtahunnya yang ke-452. Salah satu kegiatan menarik yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulangtahun Kota Bogor itu ialah Ngumbah Tugu Kujang Bogor.

Tugu ikonik yang merupakan identitas Kota Bogor dan menjadi kebanggaan warga Bogor. Ngumbah artinya mencuci, jadi kegiatan ini adalah prosesi membersihkan Tugu Kujang Bogor di Jalan Raya Pajajaran No.1A, Baranangsiang, Bogor Timur.

Menurut Dadang Sugiarta, Staf Ahli Pemerintah Kota Bogor Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik, yang hadir dalam acara tersebut, kegiatan ini merupakan bagian dari pemuliaan sejarah, khususnya Bogor.

“Kita jangan melupakan sejarah, dan Bogor bisa menjadi kunci, pusat budaya khususnya di Jawa Barat,” tambah Dadang.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung dari tanggal 11 Juni 2024 sampai tanggal 16 Juni 2024. Dimana pada tanggal 11 Juni dilakukan pengambilan air untuk prosesi ini.

Air diambil dari tiga sumber, yakni dari mata air Cidahiang, Cialengka, dan Cikahuripan. Air dari ketiga sumber ini digabungkan dan digunakan untuk Ngumbah Tugu Kujang.

Tradisi yang dilakukan sejak tahun 1990-an ini selalu ditunggu oleh masyarakat Bogor. Tradisi ini merupakan kepedulian masyarakat Bogor terhadap keberadaan Tugu Kujang, simbol kota mereka.

Hal ini ditekankan oleh Tjetjep Toriq, Ketua Panitia kegiatan ini yang mengatakan bahwa tradisi menjadi bentuk komitmen dan perhatian warga terhadap Tugu Kujang, yang menjadi ikon Kota Bogor selama puluhan tahun.

Dalam kegiatan prosesi ini setidaknya ada 15 hingga 20 orang yang terlibat dalam pencucian Tugu Kujang, terdiri dari gabungan anggota Polri, anggota Federasi Panjat Tebing Kota Bogor, dan relawan BPBD Kota Bogor.

Pelaksanaan pencucian dilakukan hingga tanggal 16 Juni dan para relawan dibagi tugas mencuci bagian atas, tengah, dan bawah tugu secara bergantian.

Dalam kesempatan ini Tjetjep Toriq juga meminta kepada Walikota Kota Bogor mendatang untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Tugu Kujang Bogor.

Sementara dari pihak pemerintah Kota Bogor juga berharap kegiatan ini bisa terus ada setiap tahun dan meminta masyarakat Bogor meneruskan kebiasaan baik ini, hingga anak cucu mereka nanti. @

Pos terkait

Tinggalkan Balasan